Kamis, 04 April 2013

pertemuan ke 6- Bauran Pemasaran Jasa



Hari ini adalah hari senin tanggal 25 maret 2013, tepatnya kami melakukan perkuliahan manajemen pemasaran jasa, hari ini adalah bagian kelompok 2 yang memaparkan materi tentang Bauran pemasaran Jasa, perkuliahan hari ini tidak didampingi dosen mata kuliah kami yaitu Bapak Amril Muhammad, SE. M.Pd. karena ada urusan yang harus diselesaikan oleh beliau. Perkuliahan dimulai pada pukul 08.30 WIB, ruang 307 Gedung Daksinapati.  Presentasi dimulai dengan kelompok 2 yang beranggotakan Dessy Dwi N, Fauzan Adhi Nugroho, Kurniawan Ramadhan, Nourcinta Alifia dan Setiawan Afif.

Bauran Pemasaran (marketing mix) adalah kumpulan alat pemasaran taktis terkendali yang dipadukan perusahaan untuk menghasilkan respons yang diinginkannya di pasar sasaran.
Jadi  Bauran Pemasaran merupakan sarana taktis perusahaan untuk menentukan positioning yang kuat dalam pasar sasaran

Di dalam Marketing mix Terdapat 4 elemen penting dalam bauran pemasaran dilihat dari penjual yang di singkat 4P,
 antara lain:

1. Product : bagaimana produsen menciptakan suatu barang/jasa yang dapat bermanfaat untuk
 masyarakat.

2. Price : bagaimana seorang produsen mematok harga barang produksinya agar dapat menutupi cost perusahaan tersebut.

3. Place : bagaimana seorang produsen menentukan tempat perusahaannya agar mudah di jangkau oleh masyarakat.

4. Promotion : bagaimana produsen memperkenalkan dan memasarkan barang produksi kepada masyarakat semenarik mungkin agar masyarakat tertarik kepada barang produksinya.

tetapi kalau dilihat dari pembeli bauran pemasaran dapat disingkat menjadi 4C, antara lain:

1. Costomer solution (solusi konsumen) :bagaimana barang yang dihasilkan oleh produsen dapat bermanfaat dan mengurangi permasalahan hidup konsumen.

2. Customer cost (harga konsumen) : bagaimana harga yang dikeluarkan oleh produsen dapat terjangkau oleh para komsumen dengan melihat rata-rata pendapatan masyarakat.

3. Covinience (kenyamanan) :  bagaimana konsumen mendapatkan kenyamanan dari pelayanan yang telah dilakukan oleh produsen.

5. Communication (komunikasi) : bagaimana produsen memasarakan hasil produksi kepada konsumen dengan menggunakan promosi-promosi yang dapat dimengerti oleh konsumen dan menggunakan bahasa yang yang mudag dimengerti.

         Didalam bauran pemasaran, elemen yang tidak kalah pentingnya yaitu promosi. Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan. dengan Sasaran dan tugas promosi antara lain:
1.       promosi informative
2.      promosi persuasive
3.      promosi mengingatkan.
 Unsure yang terkandung yaitu kemasan, labeling, dan pelayanan. Kemasan memiliki fungsi sebagai pelindung isi (protection), untuk memberikan kemudahan dalam penggunaan, serta memberikan daya tarik artistik, juga sebagai identitas dari suatu produk tersebut.
Manfaat dari pemberian suatu kemasan antara lain manfaat komunikasi, manfaat fungsional, dan manfaat perseptual. Labeling merupakan kegiatan pemberian label. Sedangkan, layanan pelengkap diantaranya informasi, konsultasi, order taking, billing, exceptions, dan pembayaran.
Kemudian ada satu konsep lagi yang dimiliki oleh bauran pemasaran jasa yang biasa disingkat AIDA, apa itu AIDA? AIDA merupakan singkatan dari Attention (perhatian), Interest (minat), Desire (hasrat), Action (tindakan).
            DALAM SESI PERKULIAHAN KALI INI TERDAPAT 4 PERTANYAAN, SEMUA PERTANYAAN TELAH TERJAWAB DENGAN BAIK OLEH PARA PEMAKALAH. PERKULIAHAN TELAH SELESAI PUKUL 10.30 WIB

Selasa, 26 Maret 2013

pertemuan 5- Positioning

hari ini pertemuan kelima Mnaajemen Pemasaran dengan materi Positioning, dengan paparan dari presentasi kelompok 1
Positioning dapat diartikan  sebagai arti produk dan bagaimana pelanggan mengevaluasi produk/jasa kita.

Positioning juga berarti sebagai upaya menempatkan produk dan merek dalam persepsi pembeli. Positioning bertujuan untuk menempatkan produk di pasar sehingga berbeda dengan pesaing, memposisikan produk hingga dapat menyampaikan hal pokok, mencapai hasil yang diharapkan untuk pemenuhan kebutuhan segmen pasar, meminimalkan perubahan mendadak dalam penjualan, menciptakan keyakinan pelanggan

Ada 2  jenis bentuk Brand Positioning
1)  yaitu Positioning single brand 
2) Positioning multiple brand. 
Keduanya memiliki prosedur positioning, dan menurut Hiam dan Schewe (1994) prosedur positioning
 sebagai berikut:
(1) Menentukan produk pasar yang relevan, 
(2) Pendataan kebutuhan pelanggan,
(3)  Mengidentifikasi pesaing  , 
(4) Menentukan standar evaluasi, 
(5) Membuat konseptual map, 
(6) Mengidentifikasi kesenjangan posisi, 
(7) Merencanakan dan melaksanakan strategi positioning, 
(8) Memantau posisi.

untuk Positioning kita sering mendengar istilah Brand Positioning yang artinya penempatan merek di pasar.
 Selain itu terdapat juga Procedure Positioning yang dilakukan dengan cara menentukan produk pasar yang relevan, melakukan pendataan kebutuhan pelanggan yang mengidentifikasikan pesaing, menentukan standar evaluasi, menetukan perceptual map, mengidentifikasi kesenjangan posisi, merencanakan dan melaksanakan strategi positioning, dan memantau posisi.


didalam aktivitasnya kegiatan positioning dalam manajemen pemasaran, 
beberapa pendekatan
 dalam pelaksanaannya, (Craven) pendekatan positioning : 
(1) Functional concept, 
(2) Symbolic consep, 
(3) Experimental concept, 
(4) Helath concept, 
(5) Price quality concept, 
(6) User concept, 
(7) Attribute positioning concept, 
(8) Application positioning, 
(9) Benefit positioning, 
(10) Competitor positioning.


materi lainya yaitu diferensiasi produk yaitu strategi positioning yang banyak digunakan oleh perusahaan untuk membedakan produknya dengan produk pesaing, lainnya Repositioning yaitu produk atau perusahaan direposisi untuk memperbaiki positioning yang salah atau menambah positioning yang lamban.





Minggu, 03 Maret 2013

segmentation targeting and positioning



Manajemen pemasarasan jasa
Hari ini tanggal 4 maret kami melakukan Petemuan ke-4 dengan materi yaitu segmentation targeting and positioning
Dalam pertemuan kali ini kami membahas tentang segmentasi
Segmentasi adalah proses membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang dibedakan menurut: kebutuhan, karakteristik, perilaku, konsumen, yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda.
Kebutuhan dibagi menjadi 3:
1.       Rutin : makanan. Pakaian pendidikan
2.       Incidental : karena ada  sesuatu yang harus dipenuhi
3.       Periodic : bazaar di supermarket.
3 strategi diferensiasi pasar:
1.       Tanpa perbedaan
2.       Melakukan perbedaan
3.       Terfokus
Segmentasi dilihat dari karakteristik : sifatnya gender contohnya: sekolah khusus putra atau putri atau sekolah untuk putra dan putri
Sebelum seorang manajer membangun suatu bisnis terlebih dahulu harus melakukan marketing research guna mengetahui:
-          Besar pasar
-          Daya beli konsumen
-          Perbedaan soft skill
-          Pesaing : nilai keunggulan produk yang dimunculkan
-          Keterjangkauan : mudah atau tidaknya memperoleh barang itu
-          SDM : kesiapan dari calon tenaga kerja tersebut.
Dasar alternative segmentasi:
1.       Segmentasi demografis : gender, usia, ukuran banyaknya keluarga  (banyak anak & tanggunganya)
2.       Segmentasi sosio ekonomis : pendapatan, pendidikan, kelas sosial,  etnic
3.       Segmentasi psikografis :  perilaku dan gaya hidup
4.       Segmentasi geografis: lingkup pasar (mall ada di sudut jalan/ 2 sisi jalan, dgn yang mudah transprottasinya) kepadatan penduduk iklim
5.       Segmentasi benefit : manfaat yang diperoleh. Contoh lulusan sarjana dapat diperoleh contohnya saja: lulusan sarjana akan mendapat tempat kerja yang nyaman dan pendapatan yang besar.
6.       Segmentasi penggunaan : heavy users : hampir selalu, missal : sepatu   Medium users :  sandal gunung       occasional users : jarang-jarang    non users : misalnya pembeli yang membeli untuk diberikan lagi kepada      orang lain, contohnya hadiah, kado , parcel dll.                                       
                                                                                
Targeting (pemilihan)
Proses memutuskan pasar mana yang akan dilayani
-          Lembaga apa?
-          Segmentasinya apa?
-          Kenapa memilih itu?
Seleksi pasar sasaran : pendekatan SWOT
Pasar sasaran: terdiri dari kumpulan pembeli dengan kebutuhan / karakteristik serupa yang akan dilayani
Tiga strategi yang dipilih : tanpa perbedaan, ada perbedaan dan terfoukus.
Landasan targeting:
-          Sumber daya perusahaan
-          Variabilitas produk beragam
-          Tahapan produk dalam daur hidup
-          Variabilitas pasar
-          Strategi pesaing


analisis lingkungan pemasaran



Hari ini tanggal 25- februari -2013 pertemuan ketiga Manajemen Pemasaran Jasa dengan dosen kami bapak Amril Muhammad, hari ini kami membahasmengenai “analisis lingkungan pemasaran “
Dari perkuliahan hari ini yang harus di ketahui hakikatnya adalah Lingkungan pemasaran , yaitu pelaku dan berbagai kekuatan diluar marketing yang mempengaruhi kemampuan mengelola marketingnya.
Bisnis jasa terbagi menjadi 2 dengan dilihat siapa pelakunya Yaitu:
1.     Microenvironment :kekuatan yang paling dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan suatu perusahaan untuk melayani pelanggannya.
Contoh dari microenvirontment: komponen dalam perusahaan itu sendiri, penyuplai, market channel
2.     Macroenvironment : masyarakat/lingkungan yang lebih luas tetapi juga dapat mempengaruhi kemampuan suatu perusahaan.
-  demografik  mempengaruhi jumlah penjualan, semakain banyak penduduk dalam suatu wilayah pemasran kita maka akan semakin banyak keuntungan yang akan kita peroleh .mempengaruhi:
1)    size
2)    density
3)    location
4)    age
5)    gender
6)    race
7)    occupation
8)    other statistic
-         economic atau kemampuan ekonomi masyarakat, hal ini masih berhubungan dengan demograpic, walupun wilayah itu padat penduduk tetapi barang yang jita pasarkan tidak sesuai dengan daya beli masyarakat, maka pemasaran seperti itu akan percuma .
- natural atau alam, dengan memakai teknologi yang canggih maka akan ada kebanggaan tersendiri dari perusahaan dan juga konsumen. politik , kebijakan monopoli
- monopoli perdagangan.
          marketing manajemen job adalah keaktifan dalam melancarkan strategi
-strategi pemasaran dan juga membangun hubungan dengan konsumen. kita      membuat sesuatu yang dianggap berharga dan dihargai oleh konsumen.
seorang marketing manajemen tidak dapat mengerjakan aktivitas manajemen seorang diri maka ia perlu membangun hubungan dengan semua orang agar saling terkait dikenal dengan istilah interdepedents. ada beberapa faktor yang mempengaruhi  micro dan macroenvirontmen,  yaitu :
1. top manajer ( memberi Visi dan misi )
2. finance ( keuangan )
3. riset and development ( uji coba mencari apa yang dibutuhkan masyarakat )
4. purchasing ( pembelian )
5. manufacturing
6. accounting ( pencatatan dan pengklasifikasian hal - hal yang perlu diperhitungkan )

MENULISLAH SELAGI KAU BISA..
CERITAKAN APA YANG KAU RASAKAN HARI INI MELALUI TULISAN
SEBAB TULISANMU ADALAH HAL MENAKJUBKAN YANG AKAN KAU INGAT SELAMA MASA HIDUPMU